Adakah Keterkaitan Kematian Massal Ikan Demersal dengan Gempa Bumi? – RADIO ESKA FM

Adakah Keterkaitan Kematian Massal Ikan Demersal dengan Gempa Bumi?

Ilustrasi Kematian Ikan Secara Massal

Bagikan

Radio eSKa, AMBON – Fenomena kematian ikan secara massal yang terjadi di beberapa wilayah di Pulau Ambon pada 12 hingga 16 September 2019 lalu, membuat Pusat Penelitian Laut Dalam (P2LD) Lembaga Ilmu Pegetahuan Indonesia (LIPI) merasa perlu adanya riset dan kajian mendalam.

Peneliti P2LD LIPI Hanung Agus Mulyadi, belum lama ini mengatakan, kajian dan riset mendalam mengenai kedua fenomena tersebut perlu dilakukan, karena bisa jadi peristiwa alam tersebut memiliki keterkaitan satu sama lain.

“Saya kira memang perlu ada kajian, analisa maupun riset yang lebih mendalam terkait fenomena kematian massal ikan dan bencana gempa bumi,” kata Peneliti P2LD LIPI Hanung Agus Mulyadi seperti dikutip dari laman republika.co.id.

Hanung merujuk pada beberapa fenomena kematian massal ikan demersal yang terjadi di beberapa wilayah di Pulau Ambon pada 12 hingga 16 September 2019. Beberapa hari berselang sesudah peristiwa tersebut, terjadi guncangan gempa bumi magnitudo 6,5 dan 5,6 pada 26 September 2019.

Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, setelah ada laporan ditemukkannya biota laut dan ikan demersal mati di Desa Lelingluan, Kecamatan Tanimbar Utara, beberapa hari kemudian terjadi gempa bumi.

“Di Ambon setelah ada laporan kematian massal ikan beberapa hari terjadi gempa, di Tanimbar juga begitu. Kemungkinan di daerah lain juga seperti itu, setelah ada laporan kematian massal ikan diikuti, satu minggu atau beberapa hari kemudian gempa,” ucap Hanung.

Meski saat ini belum ada ilmu pengetahuan modern yang dapat memastikan kedua fenomena itu ada keterkaitan. Tetapi, tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan penelitian terkait hal itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *