Desa Tambakreja Kecamatan Kedungreja bakal jadi lokasi Exit Tol, Ekonomi wilayah ini bakalan maju pesat – RADIO ESKA FM

Desa Tambakreja Kecamatan Kedungreja bakal jadi lokasi Exit Tol, Ekonomi wilayah ini bakalan maju pesat

Bagikan

Eska FM – Telah lama wacana Exit tol Bandung Cilacap  di Desa Tambakreja Kab. Cilacap tak lama lagi akan segera terealisasi. Dengan adanya Exit tol tersebut tentunya akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomian wilayah Kecamatan Kedungerja, Patimuan, Sidareja, Cipari, Gandrungmangu.

Jalur penghubung Jalan Lintas Selatan (JLS) menuju ruas tol yang rencananya dibangun exit tol Tambakreja, Kedungreja, Cilacap.

Melansir lipunan6.com, Kementerian PUPR telah memastikan Tol Bandung-Cilacap menjadi proyek strategis nasional. Rencananya, tol ini dibagi menjadi dua segmen dan digarap dua tahap.

Dua segmen tol tersebut yakni segmen Gedebage-Tasikmalaya dan Tasikmalaya-Cilacap. Pembangunan segmen pertama, Gedebage-Tasikmalaya akan dilakukan pada tahun 2022-2024.

Adapun segmen kedua, Tasikmalaya-Cilacap rencananya akan dilakukan pada 2027 dan selesai pada 2029.

“Informasi yang kami peroleh nanti akan dua segmen. Cilacap digarap pada 2027 sampai 2029,” ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Cilacap, Alexander Ristiyanto, Senin (2/12/2019).

Di Cilacap trase atau jalur tol masuk di sekitar Kecamatan Patimuan dari Kalipucang, Pangandaran. Berlanjut ke timur melewati kecamatan Kedungreja dan Tambaksari hingga Lebeng, Jeruklegi, sepanjang sekitar 35 kilometer.

Kemudian, tol Bandung-Cilacap ke timur ke wilayah Kesugihan, melintas Adipala dan berlanjut ke arah Kabupaten Kebumen dengan panjang ruas tol mencapai 26 kilometer

Trase tol Bandung-Cilacap kini sudah ditentukan. Akan tetapi, kepastiannya akan menunggu pemetaan jalur tol. Informasi yang diperoleh, kata Alex, lelang akan dilakukan pada awal 2020.

“Kemungkinan kan itu untuk penentuan trase. Detailnya kami belum tahu. Seperti pembebasan lahan dan sebagainya,” dia menerangkan.

Selain tol Bandung-Cilacap, ada dua lagi ruas tol di Cilacap, yakni, tol Cilacap-Yogyakarta dan Tol Pejagan-Cilacap. Dia menilai keberadaan tiga ruas tol tersebut sangat mendukung pencanangan Cilacap sebagai kawasan industri nasional.

Terlebih, di Kabupaten Cilacap juga ada pelabuhan dan bandara untuk menunjang transportasi. Transportasi adalah kunci perkembangan sebuah kawasan industri.

“Pelabuhan perikanan kita salah satu yang terbesar. Ada industri perikanan juga,” dia menjelaskan.

Keberadaan Bandara Tunggul Wulung dan Pelabuhan Tanjung Intan yang ditunjang dengan tol selatan akan semakin mempercepatan perkembangan Cilacap sebagai kawasan industri. Dia yakin, kesejahteraan masyarakat pun akan meningkat.

Di sektor lainnya, terutama untuk usaha kecil menengah (UKM) Alex juga yakin keberadaan tol akan membuat UKM Cilacap berpotensi berkembang. Apalagi, jika didukung dengan infrastruktur lainnya, misalnya, rest area

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *