Gadis Cantik Asal Kedungreja Sukses di Luar Negeri

Bagikan
Kanan Rofingatun Nisa
Kanan Rofingatun Nisa

Menjadi pekerja di Hongkong, bukan halangan bagi Rofingatun Nisa, untuk mengembangkan bisnis.

Rofi, biasa Ia disapa, sengaja mengangkat karya seni asal Indonesia, yakni Tenun untuk dijadikan prodak unggulan dibisnis online-nya itu.

Bermula pada bulan Maret 2013 silam, Gadis asal Desa Sidanegara, Kecamatan Kedungreja, Cilacap itu, sengaja ingin bekerja di Hongkong. Namun, kecintaan pada fashion design, membuat Rofi mengambil inisiatif berbisnis fashion disela – sela pekerjaannya.

Melalui brand Oemah Ethnic yang Ia dirikan 4 Januari 2019 lalu, Rofi memilih kain tenun untuk menjadi produk unggulannya. Ia membuat produknya unik tanpa meninggalkan kekhasan tenun asli nusantara. Tentu, hal ini menjadi nilai tambah di kalangan pecinta fashion.

Melalui Komunitas Pokjar Mulia Mandiri, Rofi dipermudah untuk mewujudkan mimpinya. Salah satu program yang Ia ikuti adalah Coding Mum dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesai yang bekerja sama dengan Bank Mandiri. Dengan demikian, Ia mampu membuat website yang tepat guna untuk memasarkan produknya.

Saat ditanya mengapa memilih kain tenun, putri ke-3 dari pasangan Tohari dan Painah itu mengatakan, dirinnya memang suka dengan karya seni asal Indonesia khususnya Tenun Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumbawa Barat. Apalagi, Kain Tenun sudah sangat sedikit peminatnya.

Dia berharap, tenun akan kembali tenar, khususnya dikalangan muda di Indonesia dan luar negeri. “Aku kepingin, tenun yang bisa dibilang sangat sedikit peminatnya biar booming lagi,” katanya saat dikonfirmasi.

Meski saat ini belum merambah kepada kain batik, Rofi mengungkapkan tidak menutup kemungkinan, produk Oemah Ethnic nantinya, juga akan dikolaborasikan dengan batik Indonesia.

“Aku masih betah ditenun. Batik nanti saja, soalnya produk batik juga sudah banyak banget, hehe,” ungkapnya.

Budaya Lebih Berharga

Rasa Cinta terhadap budaya nusantara, Ia aplikasikan kepada bisnisnya. Bukan semata-mata mengejar materi. Usahanya itu, dikatakan Rofi bertujuan untuk mengenalkan budaya bangsa dimanapun Dia berada.

“Bisnis ini kental berbau nilai budaya nusantara (tenun). Dan memang tujuan utama bisnis ini bukan soal uang, tapi kerja keras menghasilkan suatu karya, yang mengangkat nilai budaya,” jelasnya.

Diluar soal financial, Rofi mengharapkan, bisnisnya dapat mendongkrak pengrajin kain tenun dari berbagai daerah di Indonesia. Malahan, beberapa karyanya, berhasil masuk 10 besar pada ajang Sandra Love Fashion Konde Kebaya 2019 The Show  dalam peringatan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2019 yang digelar di Sai Ying Pun Comunity Complek, Hongkong.

Sejak awal dirintis hingga saat ini, pelanggan Oemah Ethnic tidak hanya di Indonesia. Tetapi, merambah ke negara tetangga seperti Hongkong, Taiwan, Korea, Jepang dan Singapore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *